Sabtu, 02 Oktober 2021

Perangkat Yang Ada Dalam Jaringan

Perangkat Yang Ada Dalam Jaringan 


HUB

 


Pengertian HUB

Merupakan sebuah peranti jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peranti-peranti dan kabel dari node ke nod yang membuat beberapa komputer terhubung menjadi satu.

 

Fungsi HUB

-       Sebagai alat untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain yang terhubung dengan HUB

-       Untuk menghubungkan dan menerima sinyal dari sebuah komputer dan merupakan titik pusat yang menghubungkan seluruh komputer dalam jaringan tersebut

-       Dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang terjadi pada hub tersebut

-       Menambahkan jarak jaringan.

-       Memfasilitasi penghapusan, penambahan workstation.

-       Penawaran feature toleransi kesalahan “Isolasi kerusakan”.

-       Menyediakan pengelolaan terpusat.

-       Menawarkan feature-feature yang fault tolerance

Jenis-jenis HUB

-       HUB Aktif

Merupakan salah satu bentuk HUB yang memiliki suatu kemampuan untuk dapat memperkuat sinyal dalam sebuah jaringan atau disebut dengan repeat. HUB aktif ini sangat berguna untuk dapat menghubungkan dua unit komputer atau juga lebih dengan jarak yang cukup jauh.

-       HUB Pasif

Merupakan suatu HUB yang bertugas hanya dengan membagikan sinyal transmisi yang masuk ke port port komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. HUB pasif ini biasa digunakan untuk dapat menambah unit komputer yang terhubung dengan syarat jarak unit komputer dengan suatu komputer lainnya tidak terlalu jauh.

 

Kelebihan HUB (Network Hub)

-       HUB termasuk dalam Layer 1 dalam OSI model (physycal layer)

-       HUB mempunyai banyak port

-       User HUB dapat melakukan sharing dengan jaringan yang sama.

 

Kekurangan HUB (Network Hub)

-       HUB tidak dapat membaca paket data-data

-       HUB tidak bisa mengetahui sumber dan tujuan data

-       Kecepatan dalam komunikasi harus dibagi dengan komputer lain yang menjalankan sharing.

 

SWITCH



Pengertian Switch

Switch adalah suatu alat jaringan yang menjalankan penghubung yang tidak terlihat banyak jaringan dengan penggantian menurut alamat MAC. Berfungsi sebagai pengelolaan jalur yang diperoleh pada suatu jaringan computer, menyampaikan suatu kiriman data untuk sampai ke tujuan dengan media yang tepat dan mencari lalu lintas yang paling baik dan optimum serta menentukan transmisi kiriman data yang efektif tujuannya.

 

Jenis-jenis Switch                          

 

-       ATM Switch

Bentuk transfer yang dirangkai dalam bentuk organ-organ.

-       ISDN Switch

Umumnya diperoleh pada Service Provider bekerja, misalnya keadaan switch, tetapi mempunyai perbandingan yakni tatap muka yang dipakai berbentuk ISDN card ataupun ISDN router.

-       DSLAM Switch

A Digital Subscriber Line Access Multiplexer menguatkan telepon baris untuk menjalankan koneksi cepat ke Internet.

-       Ethernet Switch

Perangkat yang bergerak pada susunan data-link (lapisan 2) dari bentuk referensi OSI, saklar pada umumnya sama dengan jembatan, tetapi umumnya menopang jumlah yang lebih besar dari bagian LAN yang terkait dan mempunyai keahlian manajemen yang lebih kaya.

 

Fungsi Switch

Secara umum fungsi switch yaitu menjadi concentrator yang dapat menerima serta membagikan data antar perangkat komputer. Berikut beberapa fungsi switch yang perlu Anda ketahui.

-       Looping Avoidance

Looping merupakan perputaran data yang terjadi di port switch saja. Dimana switch bisa dipakai untuk mencegah terjadinya looping ketika menerima data yang tidak diketahui tujuannya. Kemudian data yang diterima akan diteruskan ke IP Address tujuan melalui pemblokan di salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.

-       Meneruskan Data Frame

Switch juga dipergunakan untuk menyaring dan meneruskan data frame ke alamat yang sedang dituju. Selain mengirimkan data ke alamat tujuan, penerusan data frame juga akan dilanjutkan ke alamat MAC dan port tertentu. Hal ini dapat mengurangi adanya peristiwa tabrakan saat proses pengiriman data.

-       Address Learning

Address learning pada switch berfungsi mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang sedang terhubung. Saat switch sedang proses menerima data, maka switch juga melakukan pencatatan MAC address dari pengirim sekaligus mempelajari kemana arah data tersebut akan dikirim.

 

BRIDGE



Pengertian Bridge

Merupakan sebuah komponen suatu jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge termasuk ke dalam salah satu perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah termasuk mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network). Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama.

Fungsi Bridge

-       Sebagai alat yang mampu menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.

-       Untuk dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.

-       Untuk menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan beban jaringan, apabila kelebihan beban karena banyak dipakai oleh banyak orang, sehingga akan lebih baik menggunakan dua LAN yang dihubungkan dengan bridge.

-       Sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge- Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.

-       Sebagai alat yang mampu memindahkan data melalui intermediate network dengan tipe protokol sama sekali berbeda.

Jenis-jenis Bridge

-       Bridge Lokal

Merupakan jenis bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal. Yaitu bridge yang mengkoneksikan media kabel yang satu dengan media kabel lainnya, contoh penggunaannya dapat dilihat pada hub,switch, atau modem.

-       Bridge Remote

Merupakan jenis bridge yang dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan link antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.

-       Bridge Nirkabel

Merupakan jenis bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel atau beberapa media yang koneksinya media wireless. Aplikasinya dapat di lihat pada fungsi Acces Point untuk implementasi Hostpot.

Kelebihan Bridge

-       Memindahkan data melewati intermediate network dengan protokol yang tidak sama

-       Memperluas/menambah jarak dari network yang ada.

-       Menambah jumlah workstation pada network kurangi kemacetan traffic ( dengan network partitioning ).

-       Sediakan koneksi ke network yang tidak sama ( contohnya ethernet ke token ring ).

-       Memindahkan data melewati intermediate network dengan protokol yang tidak sama.

Kekurangan Bridge

-       Bridge tidak dapat memblokir paket broadcast Menambah delay pada jaringan.

-       Bila alamat yang di terima tidak di kenal oleh bridge, maka dapat di siarkan berita ke jaringan segmen lain serta perihal ini bisa mengakibatkan berlangsungnya broadcast strom ( badai siaran ) yang dampaknya bisa bikin jaringan macet keseluruhan.

-       Meskipun bisa mempunyai domain collision yang tidak sama, namun peralatan bridge cuma mempunyai satu broadcat domain.

-       Tehnik bridging dapat mengonsumsi banyak bandwidth.

-       Menambah delay pada jaringan untuk melihat rute, mengubah header, dan tugas switching lainya.


REPEATER



Merupakan sebuah alat yang digunakan untuk memperkuat sebuah sinyal internet pada sebuah komputer. Pada umumnya semakin kencang sebuah jaringan maka akan semakin luas pula jangkauan repeater namun jika kecepatan jaringan mengecil maka akan semakin sempit pula jangkauannya sehingga poin sinyal yang kalian dapatkan pun jadi berkurang. Sebuah repeater memiiki dua alat yaitu untuk menerima sinyal dari server (client) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint).

Fungsi Repeater

-       Untuk dapat memperluas sinyal dari server atau pemancar

-       Untuk mengcover sekaligus membantu daerah daerah yang lemah sinyal dari server

-       Untuk memudahkan akses sinyal Wifi yang dari server.

-       Untuk menimalisir penggunaan kabel yang ribet dan berserakan dapat dihindari.

-       Untuk mempermudah proses pengiriman dan penerimaan data dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Jenis-Jenis Repeater

-       Telephone Repeater

Telephone Repeater merupakan jenis repeater yang dipasang di saluran telepon dengan sinyal yang akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh menjadikan sinyal yang diterima oleh para user telepon bisa lebih jepas.

-       Optical Communications Repeater

Optical Communications repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya menguatkan jangkauan sinyal pada kabel serat optik (fiber optic cable). Di jenis repeater ini, dalam serat kabel optik ada informasi digital secara fisik berwujud sebagai light pulses (pulsa cahaya) yang terbuat dari foton yang bisa tersebar secara mengacak dalam kabel serat optik.

-       Radio Repeater

Radio repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya untuk menguatkan sinyal radio. Pada umumnya, jenis repeater ini mempunyai satu antena yang fungsinya dan juga secara receiver dan transmitter.

Kelebihan dari repeater antara lain:

-       Sebuah perangkat digital yang memperkuat, membentuk ulang, atau membuat kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital pada transmisi ulang.

-       Repeater bekerja pada sinyal sinyal fisik yang sebenarnya, sehingga jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang dikirim

-       Bisa menguatkan sinyal

-       Repeater bekerja di lapisan fisik, dilapisan pertama dan model OSI

-       Sebuah analog perangkat yang menguatkan input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital)

Kekurangan Repeater

-       Tembaga untuk serat

-       Memanjangkan jarak fisik perangkat jaringan

-       Repeater harus diletakkan pada tempat yang tinggi

-       Tidak untuk secara serius mempengaruhi kinerja jaringan khusus tersambug dengan media yang berbeda.

Router




Router merupakan suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.

Fungsi Router

-       menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol)

-       mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).

-       menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.

Jenis-Jenis Router

Secara umum, router dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Sesuai dengan pengertian router, adapun jenis-jenis router adalah sebagai berikut:

Berdasarkan Pengaplikasiannya

1.     Router Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem operasi komputer sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja layaknya router. Beberapa aplikasinya diantaranya;

-       Wingate

-       WinProxy

-       Winroute

-       Spygate

2. Router Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk;

-       Membagi alamat IP (IP address)

-       Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.

3. Router PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router. Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut yaitu;

-       Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.

-       Terdapat LAN Card.

-       Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

Berdasarkan Mekanismenya

1. Router Statis, yaitu router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan) dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.

2. Router Dinamis, yaitu router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.

3. Router Wireless, yaitu router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.

 

Access Point

 


Access point adalah perangkat jaringan wireless yang akan bertindak sebagai portal bagi perangkat-perangkat untuk bisa terhubung ke jaringan. Access point digunakan untuk memperluas jangkauan dari jaringan yang ada dan untuk meningkatkan jumlah pengguna yang bisa terhubung dengannya. Kabel Ethernet berkecepatan tinggi yang tersambung dari router ke titik akses, mengubah sinyal kabel menjadi sinyal wireless.

Perbedaan Access Point dan Router

Router bertindak sebagai sebuah hub yang menyiapkan local area network dan mengelola semua perangkat yang terhubung. Access point, di sisi lain adalah perangkat tambahan yang bisa memperluas jaringan sehingga akan bisa menghubungkan perangkat lebih banyak pada satu jaringan.

Router akan bisa berfungsi sebagai access point, tetapi tidak semua access point dapat berfungsi sebagai router. Router mengelola LAN, berkomunikasi dengan sistem jaringan luar, memperoleh, mendistribusikan, dan mengirimkan data ke berbagai arah, menetapkan titik konektivitas, dan memastikan keamanan. Access point biasanya hanya menyediakan akses ke jaringan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh router.

Keuntungan Menggunakan Access Point

Saat kamu memiliki karyawan, teman, tamu atau keluarga yang terhubung dengan jaringan WiFi kamu, maka akan terjadi koneksi simultan. Access point memberikan kamu kebebasan untuk bisa mengatur jumlah perangkat yang didukung di jaringan. Namun itu hanya salah satu keuntungan menggunakan alat yang satu ini, beberapa keuntungan lainnya adalah sebagai berikut ini:

  • Access point akan dapat dipasang di mana pun kabel Ethernet dapat diakses. Model yang lebih baru juga kompatibel dengan Power over Ethernet Plus, atau PoE+ (kombinasi Ethernet dan kabel daya), jadi tidak perlu menjalankan saluran listrik terpisah atau memasang stop kontak di dekat access point.
  • Fitur standar tambahan termasuk dukungan Captive Portal dan Access Control List (ACL), sehingga kamu bisa membatasi akses tamu tanpa mengorbankan keamanan jaringan, serta dengan mudah mengelola pengguna dalam jaringan WiFi milikmu.
  • Access point yang dipilih akan menyertakan fitur dimana administrator TI dapat melihat, menerapkan, mengkonfigurasi, dan mengamankan jaringan Wi-Fi sebagai entitas tunggal daripada rangkaian konfigurasi access point yang terpisah.

Perbedaan Access Point dan Router

-       Router bertindak sebagai sebuah hub yang menyiapkan local area network dan mengelola semua perangkat yang terhubung. Access point, di sisi lain adalah perangkat tambahan yang bisa memperluas jaringan sehingga akan bisa menghubungkan perangkat lebih banyak pada satu jaringan.

-       Router akan bisa berfungsi sebagai access point, tetapi tidak semua access point dapat berfungsi sebagai router. Router mengelola LAN, berkomunikasi dengan sistem jaringan luar, memperoleh, mendistribusikan, dan mengirimkan data ke berbagai arah, menetapkan titik konektivitas, dan memastikan keamanan. Access point biasanya hanya menyediakan akses ke jaringan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh router.

Keuntungan Menggunakan Access Point

-       Access point akan dapat dipasang di mana pun kabel Ethernet dapat diakses. Model yang lebih baru juga kompatibel dengan Power over Ethernet Plus, atau PoE+ (kombinasi Ethernet dan kabel daya), jadi tidak perlu menjalankan saluran listrik terpisah atau memasang stop kontak di dekat access point.

-       Fitur standar tambahan termasuk dukungan Captive Portal dan Access Control List (ACL), sehingga kamu bisa membatasi akses tamu tanpa mengorbankan keamanan jaringan, serta dengan mudah mengelola pengguna dalam jaringan WiFi.

-       Access point yang dipilih akan menyertakan fitur dimana administrator TI dapat melihat, menerapkan, mengkonfigurasi, dan mengamankan jaringan Wi-Fi sebagai entitas tunggal daripada rangkaian konfigurasi access point yang terpisah.

Network Interface Card (NIC)



Merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer. Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.

 

Fungsi dari Network Interface Card (NIC)

-       Peranti yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputer.

-       Peranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Artinya kartu jaringan memiliki kode tertentu yang unik.

Jenis- Jenis Network Interface Card (NIC)

-       Network Interface Fisik / Physica

Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.

-       Network Interface Logis / Logical

Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

WiFi USB



Merupakan sebuah perangkat yang memberikan konektivitas nirkabel pada PC maupun laptop. Wifi adapter atau yang lebih dikenal dengan istilah Wireles Local Area Network (WLAN) card ini pada umumnya terpasang menjadi satu dengan motherboard baik pada PC maupun laptop.

Fungsi Wifi Adapter

Wifi adapter memiliki fungsi khusus untuk menerima dan menyebarkan atau membagikan sinyal koneksi wifi dari satu komputer ke komputer lainnya. Pada sistem jaringan, wifi adapter juga bisa digunakan untuk menukar koneksi antara PC dan laptop secara mudah dan cepat.

NAS (Network Attached Storage)



Merupakan sebuah piranti penyimpanan data dengan sistem operasi yang dikhususkan untuk melayani kebutuhan backup dan share data. NAS dapat di akses langsung melalui jaringan dengan protokol seperti TCP/IP. NAS ini dilengkapi dengan tempat penyimpanan berupa harddisk, memiliki perangkat lunak sendiri untuk pengelolaan dan bertugas untuk menyimpan/backup serta men-share file dalam sebuah jaringan.

Keuntungan NAS (Network Attached Storage)

Keuntungan menggunakan NAS yang utama adalah kemudahan mengakses dan backup data.  Perangkat ini hanya perlu dihubungkan dengan server melalui jaringan (hub, switch, atau router), dengan ini kita dapat mengakses data yang disimpan dimanapun dan melalui perangkat apapun selama perangkat tersebut bisa terhubung ke jaringan (internet atau intranet). Backup data pada NAS amat mudah, karena NAS memberikan fleksibilitas dalam sistem penyimpanan dari RAID 0 hingga RAID 10, sehingga data anda aman.

 

Referensi :

https://pakdosen.co.id/hub-adalah/

https://www.masahen.com/2019/07/pengertian-switch-dan-hub-serta.html

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2018/09/pengertian-repeater-fungsi-jenis-cara-kerja-kelebihan-kekurangan-terlengkap.html

https://gig.id/stories/tech/pengertian-access-point

https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/internet/pengertian-router.html

https://idcloudhost.com/kamus-hosting/nic/

https://www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-wifi-adapter/

https://www.seagate.com/id/id/tech-insights/what-is-nas-master-ti/

https://www.stikomelrahma.ac.id/mengenal-nas-network-attached-storage/

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar